Selasa, 29 Januari 2019

     Sponsors Link

6 Cara Budidaya Burung Nuri Kepala Hitam Bagi Pemula

Sponsors Link

Lorius Iory atau yang dikenal dengan nama burung nuri kepala hitam yang meruapakan salah satu habitat burung di Indonesia yang penyebarannya banyak di pulau Ambon, Ternate dan Papua. Para pecinta burng nuri kepala hitam memiliki nama khas yaitu kaltem. Seperti cara merawat burung cucak rowo, ada beberapa cara yang disarankan dalam cara budidaya burung nuri kepala hitam ini.
ads
Burung nuri kepala hitam mempunyai kecerdasan yang baik dalam mengingat dan menirukan suara yang pernah mereka dengar. Bahkan burung ini  mudah diajari untuk menirukan suara burung lain seperti yang dilakukan dalam cara budidaya burung beo nias.
Di habitatnya, burung nuri kepala hitam ini akan hidup bergerombol atau hidup dalam koloni secara berkelompok. Biasanya anda akan menemukan dari 7 hingga 10 ekor burung nuri hitam yang membentuk sebuah koloni di alam bebas. Namun, burung ini adalah salah satu burung yang terancam punah akibat banyaknya pemburuan liar.
1. Mengenali Ciri-Ciri Umum Burung Nuri Hitam
Sebelum kita mulai pembahasan tentang cara budidaya burung nuri kepala hitam ini, alangkah baiknya mengetahui beberapa ciri-ciri dari burung tersebut:
  • Burung nuri kepala hitam ini adalah salah satu burung yang memiliki ukuran panjang 30 hingga 33 cm dengan ukuran berat normalnya adalah 200 hingga 240 gr.
  • Memiliki jenis ekor yang lebat.
  • Memiliki warna merah di bagian dada atas dan juga pada bagian kepala.
  • Warna dari mahkota atau kepala pada bagian atas adalahitam dan bewarna ungu tua pada bagian bawah mantelnya.
  • Burung nuri kepala hitam ini juga memiliki panjang ekor sepanjang 12 cm dan warna yang dimiliki burung ini pada bagian ekor adalah warna yang sama dengan bagian paha yaitu biru.
  • Memiliki panjang sayap 14 cm.
2. Cara membedakan Jantan dan Betina
Untuk keberhasikln dalam cara budidaya burung nuri kepala hitam ini tentunya anda harus mengerti dan bisa mebedakan indukan jantan dan betina. Seperti yang dilakukan pada cara budidaya burung murai ekor panjang. Walaupiun sebenarnya untuk bisa mebedakan indukan jantan dan betina pada spesies burung nuri kepala hitam ini tidaklah terkhusus, namun berikut beberapa indikator penting yang bisa digunakan dalam mebedakan kedua jenis indukan tersebut:
  • Nuri kepala hitam jantan memiliki bulu dada mengkilap dengan warna biru tua sedangkan ia seringkali memiliki perilaku seperti menaikan atau menurunkan kepala serta tubuhnya dan sering mengepakkan sayapnya. Sedangkan betina memiliki warna bulu dada yang bewarna biru pucat dan kurang mengkilap serta perilaku betina lebih tidak gesit atau pasif dibandingkan nuri kepala hitam jantan.
  • Burung nuri kepala hitam jantan memiliki iris mata yang bewarna orange dan betina memiki warna yang lebih muda yaitu orange muda atau kuning
  • Jika dibandingkan dengan paruh milik betina, paruh jantan lebih besar dan lebar 
Seperti halnya cara budidaya burung gelatik burung nuri kepala hitam ini adalah salah satu jenis yang menguntungkan. Inilah mengapa banyak orang ingin tahu tentang proses dan cara budidaya buurng nuri kepala hitam yang akan dibandrol dengan harga yang lumayan mahal.
Bahkan jika anda mampu malakukan latihan demi latihan yang baik dan benar maka burung nuri kepala hitam ini akan bisa melakukan banyak hal seperti peniruan suara burung lain, menggunakan mainan dan yang lainnya. Inilah mengapa tingkat kecerdasan burung nuri kepala hitam dianggap daiatas rata-rata dan menjadikannya spesies yang mahal.
3. Kandang
Agar proses budidaya dari jenis burung nuri kepala hitam ini menjadi optimal dan berhasil maka kandang yang digunakan juga harus diperhatikan. Dimana berikut beberapa persyaratan dan hal yang terkait masalah burung nuri kepala hitam tersebut :
  • Kandang yang bersifat sangat tertutup adalah salah satu jenis kandang yang tidak bagus dan kurang efisien bagi burung nuri
  • Sebaiknya kandang yang digunakan adalah jenis kandang terbuka dengan sistem rantai
  • Sebaiknya burung nuri kepala hitam yang masih bersifat sangat liar di rawat dan kandangnya ditempatkan di daerah yang ramai atau sering dilalui oleh anggota keluarga anda. Hal ini berguna untuk menyatakan pada mereka dan mebiasakan burung tersebut akan kehadiran manusia disekitarnya.
  • Jangan menempatkan kandang dan merawat buirung nuri kepala hitam di daerah yang sunyi dan sepi karena akan mempersulit proses penjinakan mereka hingga mereka menjadi sangat alu atau takut
  • Letakan kandang di tempat yang agak lebih tinggi jika memang burung tersebut kelihatan sangat takut.
  • Setelah melakukan peninggian letak kandang maka mulailah merubah posisi dna ketinggian. Dimana secara perlahan turunkan ketinggian kandang hingga mencapai ketinggian kandang normal.
  • Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kebersihan kandang agar burung tetap sehat. 
4. Proses Memandikan
Memandikan burung adalah salah satu langkah dasar dalam pengetahuan tentang cara budidaya burung yang baik dan benar. Biasanya burung nuri kepala hitam akan dimandikan dengan car di semprot atau metode penyemprotan. Caranya adalah :
  • Lakukan penyemprotan di luar kandang, dengan cara menyemprotkan burung dengan intensitas air yang sedang.
  • Biarkan burung nuri tersebut berada di tempat terbuka agar bulu dari burung nuri menjadi kering dna agak hitam
  • Kemudian masukan lagi burung tersebut kembali kedalam sangkar mereka.
  • Memandikan burng hingga ia menjadi basah kuyup akan menyebabkan burung tersebut menjadi kian lapar. Makanya anda harus memperhatikan makanan yang tersedia dikandang. Kelaparan bukan disebabkan oleh air melainkan energi yangterkuras karena digunakan untuk memanaskan kembali tubuh mereka.
5. makanan
Sebenarnya jenis makanan nuri kepala hitam sangat bergantung kepada pemilik, apalagi ketika mereka lapar. Bahkan jika sang nuri kepala hitam masih sangat liar, waktu pemberian makan bisa menjadi saat yang bagus untuk menjinakkan mereka. Caranya adalah sebagai berikut :
  • Gunakan pemberian pakan kepada burung ini menggunakan bantuan lidi. Namun, coba selalu perpendek ukuran lidi setiap harinya hingga terakhir letak makanan ada di telapak tangan anda.
  • Nuri kepala hitam yang telah berani dan terbiasa akan langsung mendekat dan kemudian langsung memakan makanan tersebut ke tangan kita. Ini adalah salah satu tanda bahwa burung peliharaan anda kian jinak dan tidak lagi liar.
  • Biasanya hasil terbaik didapati setelah sebulan jika anda melakukan perawatan yang benar. Nuri yang dilatih dengan benar akan cepat jinak dan ngacor.
  • Pakan nuri kepala hitam ini juga harus menjadi salah satu perhatian bagi pemilik. jangan meberikan sembarangan pakan kepada mereka.
  • Karena pakan nantinya akan menjadi faktor untuk perkembangan dan pertumbuhan nuri. Pakan yang bisa diberikan dan merupakan rekomendasi adalah biji-bijian, kacang-kacangan, buah buahan, syuran dan pakan buatan.
Berikan pakan bergizi dan berprotein tinggi agar menghasilkan budidaya nuri kepala hitam yang optimal.
6. Latihan
Selain perawatan dasar, tentunya burung peliharaan anda mebutuhkan pelatihan agar bisa mendapatkan burung dengan kualitas prima yang menhasilkan bibit unggul. Latihan dasar bisa berupa bermain dengan beragam atribut dan mendengarkan kicauan burung lain.

Selasa, 22 Januari 2019

     Sponsors Link

6 Cara Budidaya Burung Lovebird Paling Mudah Untuk Pemula


Pernahkah anda memiliki keinginan untuk mulai memelihara hewan peliharaan? Misalnya saja mulai untuk melakukan Cara Budidaya Jangkrik. Namun jika anda adalah salah satu pencinta burung kicau, kenapa tidak mencoba untuk melakukan budidaya burung lovebird?
ads
Sebenarnya cara budidaya burung lovebird tidaklah terlalu sulit. Kesulitan yang umumnya menonjol mungkin terjadi saat anda harus membedakan lovebird jantan dan lovebird betina, apalagi untuk para pemula. Namun anda akan mendapatkan panduan lengkap tentang cara untuk membedakannya di dalam artikel ini.
Kenapa Harus Burung Lovebird?
Tentunya masih banyak burung – burung lainnya yang memiliki nilai tersendiri untuk anda jadikan sebuah peliharaan atau bahkan berusaha untuk membudidayakannya. Namun seperti namanya burung ini sangatlah unik, burung lovebird memiliki ikatan kuat dengan pemiliknya atau bahkan dengan sesamanya. Inilah kenapa burung ini dinamai lovebird atau burung cinta.
Dimana burung ini selalu berdekatan dan terlihat lengket satu sama lain bahkan antara sesama jenis burung lovebird. Perilaku unik burung inilah yang memicu mereka untuk dinamai lovebird. Selain keunikan dari tingkah lakunya, burung yang berasal dari Afrika ini juga memiliki banyak ragam jenis. Keindahan warna bulu yang mereka tawarkan akan memberikan daya tarik tersendiri bagi pecinta burung untuk memilikinya.
Burung paruh bengkok yang memiliki ukuran yang cenderung sedikit lebih besar dari burung parkit ini berukuran 11 hingga 15 cm. Selain dari keindahan fisiknya, burung ini juga terkenal sebagai pemaster burung lain di arena kicauan burung. Tahukah kamu, bahwa burung lovebird memiliki suara asli yang di sebut ngekek. Biasanya para pecinta burung kicau mencari burung lovebird yang bisa ngacor ngekek dengan durasi yang lebih lama.
Biasanya jenis lovebird betinalah yang lebih unggul dalam urusan ngekek dibanding dengan para jantan. Karena para lovebird betina kerap kali dilaporkan keluar sebagai pemenang lomba kiacauan. Nah, itulah sekilas informasi tentang burung lovebird.
Tertarik untuk melakukan budidaya lovebird? Yuk simak beberapa langkah sederhana dalam cara budidaya burung lovebird dibawah ini :
1. Persiapan Tempat Budidaya Lovebird
Sebelum anda berusaha untuk melakukan budidaya lovebird, tentunya hal pertama yang harus anda lakukan adalah persiapan sarana dan prasarana, dalam hal ini adalah persiapan tempat atau kandang untuk lovebird. Anda tentunya bisa dengan mudah mendapatkan sangkar burung lovebird dipasaran.
Umumnya, kandang yang dipakai untuk melakukan budidaya burung lovebird adalah yang terbuat dari besi dan berukuran persegi panjang. Namun, anda tentunya bisa memakai kandang jenis apa saja dengan bentuk sesuai dengan selera anda. Hanya saja jangan melupakan glodok.
Glodok adalah kandang khusus yang biasanya dipakai untuk pemeliharaan lovebird karena pada habitat asalnya, burung lovebird memiliki sifat alami untuk membentuk sarang dan mengerami telur – telurnya di lubang – lubang pohon. Jadi pada dasarnya, glodok adalah modifikasi kandang yang dibuat agar menyerupai habitat alami dari burung lovebird. Harga dari glodok ini sebenarnya relatif murah dipasaran, dan anda juga bisa membuatnya secara manual tentunya.

2. Memilih Indukan Lovebird
Hal kedua yang perlu dilakukan setelah persiapan tempat adalah memilih indukan jantan dan betina yang pas untuk di lakukan perkembangbiakan. Hal tersulit dalam proses ini tentunya untuk membedakan lovebird jantan dengan lovebird betina. Bagi para pemula tentunya sangat sulit dan bahkan perlu latihan khusus untuk membedakan jenis kelamin dari lovebird ini.
Karena jika hanya dari tampilan fisik tentu akan lebih sulit, namun berikut telah kami rangkum beberapa pedoman khusus agar anda bisa membedakan jenis kelamin dari lovebird dengan mudah. Selain dari menentukan perbedaan jenis kelamin anda juga harus mengetahui usia optimal sang lovebird untuk berkembang biak. Sang betina akan optimal dan matang pada usia 1 tahun sedangkan lovebird jantan telah siap pada usia 8 bulan.
Ciri – Ciri Dari Lovebird Jantan:
  • Saat bertengger maka posisi kaki lovebird jantan akan lebih rapat dan tidak terlalu berjarak.
  • Ujung sayap dari lovebird jantan akan menyatu dan seperti membentuk hurif “v” seperti pada gambar diatas.
  • Tulang pubisnya akan terasa lebih keras dan jaraknya akan lebih kecil atau menyempit jika diraba.
  • Ekor lovebird jantan akan lebih runcing
  • Paruh lovebird jantan akan lebih kecil dan runcing.
  • Lubang hidung dari lovebird jantan terlihat berbentuk oval dan memanjang.
  • Lebih terlihat ramping dan memiliki bentuk bulu yang kurang tegas.
  • Memiliki warna bulu yang lebih kontras dan mencolok.
Ciri – Ciri Lovebird Betina :
  • Posisi kaki sang betina saat bertengger akan lebih renggang atau berjarak lebar.
  • Ujung sayap tidak menyatu seakan mem
  • Ujung sayap tidak menyatu seakan mebentuk huruf “u” seperti yang terlihat digambar.
  • bentuk huruf “u” seperti yang terlihat digambar.
  • Ekor lovebird betina akan lebih rata
  • Paruhnya lebih lebar dan besar
  • Lubang hidungnya terlihat berbentuk bulat
  • Lebih berat dan besar ketimbang yang jantan dan bentuk bulu lebih tegas
  • Tulang pubis akan terasa lebih lembek, elastis dan berjarak.
  • Memiliki warna yang lebih kusam
Lalu, kamu juga bisa mencoba Cara Budidaya Kelinci
3. Persiapan Perjodohan
Sebelum dimulainya musim kawin dan melakukan perkembangbiakan burung lovebird. Anda terlebih dahulu di haruskan untuk melakukan proses perjodohan. Sesuai dengan temanya, proses ini adalah proses dimana anda harus saling mengenalkan indukan jantan dan betina yang telah anda pilih sebelumnya. Dekatkan kedua jenis indukan tersebut agar mereka bisa lebih akrab dan mengenali satu sama lain.
Anda bisa saja melakukan penjemuran mereka secara bersamaan dan ini diyakini bisa mempercepat proses perjodohan yang sedang terjadi. Sebaiknya sebelum adanya proses ini, anda tidak mencampur semua burung lovebird kedalam satu kandang. Karena bisa saja memicu terjadinya perkelahian. Burung lovebird biasanya suka menyerang daerah kaki hingga akan timbul kecacatan atau bahkan luka di kaki mereka.
4. Proses Perkembangbiakan
Setelah proses perjodohan selesai dan induk lovebird telah siap untuk melakukan proses perkembangbiakan maka masukkanlah burung – burung tersebut kedalam sebuah sangkat yang sama. jangan lupa masukkan glodok kedalamnya dan juga serpihan kayu, ranting dan pasir halus.
Mengingat para lovebird memiliki sifat alami untuk membangun sarang mereka dan bahan – bahan tersebut biasanya dijadikan sarana untuk pembangunan sarang. Lovebird berina akan lebih aktif dalam membangun sarang ketimbang lovebird jantan.
Setelah proses pembuahan terjadi maka lovebird betina akan menghasilkan 4 atau 5 butir telur. Hal ini adalah jumlah telur normal sang lovebird, namun jika lovebird anda bertelur kurang dari jumlah tersebut bisa dikatan tidak normal. Namun hal ini kerap terjadi juga bagi para induk lovebird yang masih belajar bertelur.
5. Pengeraman Telur Lovebird
Setelah proses perkembangbiakan selesai dan telah menghasilkan telur, maka lovebird betina akan mulai mengerami telur – telur mereka. Anda harus memastikan kebersihan dari kandang agar proses pengeraman berjalan optimal dan induk betina dapat fokus tanpa adanya gangguan dari luar. Ketika sang induk sedang mengerami telur – telurnya anda hanya membutuhkan waktu sekitar 22 hingga 25 hari sebelum telur tersebut menetas dan menghasilkan anakan dari lovebird.
Namun jika sampai sekitar 26 hari telur tidak kunjung menetas maka anda di wajibkan untuk memerikasa telur tersebut. Bisa jadi itu adalah telur gagal atau kopyor yang tidak akan pernah menetas. Singkirkanlah telur tersebut jika memang tidak bagus. Hal ini dilakukan agar lovebird bisa kembali bertelur.
6. Pemberian Makan Anakan dan Induk Lovebird
Makanan para lovebird biasanya adalah millet puti, millet merah dan bahkan biji bung matahari. Sebenarnya biji bunga matahari adalah pakan yang di gemari oleh para burung lovebird, hanya saja mengandung banyak lemak dan akan menjadikan lovebird kelebihan bobot atau kegemukan. Inilah penyebab kenapa para peternak lovebird biasanya membatasi pemberian biji bunga matahari untuk lovebird.
Biasanya hanya diberikan sekitar 7 hingga 10 biji saja. Sedangkan tempat makan untuk lovebird harus selalu rutin di bersihkan tiap hari agar terhindar dari berbagai penyakit, bersihkanlah dari sisa – sisa biji yangmereka makan. Minumannya juga harus rutin di ganti tiap harinya agar tidak mudah terjangkit penyakit juga.
Lovebird yang sedang memberi makan atau merawat anaknya juga sebaiknya diberikan ekstra fooding agar nutrisinya lebih optimal. Berikanlah jangung muda dan kangkung tiap harinya. Nutrisi sangat dibutuhkan para anakan lovebird hingga anda juga harus pertimbangkan untuk memberi vitamin yang dicampur dengan minuman. Para lovebird jantan akan melakukan penyuapan terhadap anaknya. Anda bisa melakukan penyapihan terhadap anakan lovebird dengan campuran makanan bayi dengan campuran air secukupnya. Gunakanlah jarum suntik maupun sendok kecil dalam proses ini. Sama harus teliti seperti Cara Budidaya Hamster  anda harus sabar dan teliti.

Tips Budidaya Burung LoveBird

Demikianlah beberapa langkah yang bisa anda terapkan dalam cara budidaya burung lovebird ini. Walaupun tidak memerlukan perhatian khusus namun ada beberapa faktor yang biasanya menyebabkan kegagalan dalam berternak lovebird ini seperti :
  1. Lovebird yang tidak mau berjodoh : ada beberapa faktor yang menyebabkan lovebird tidak bisa berjodoh dikarenakan usia yang terlalu muda, beda usia mereka yang terlalu jauh. Burung lovebird yang kurang birahi untuk meneruskan proses kawin dan bisa jadi karena faktor lovebird yang kurang fit.
  2. Telur yang tidak mau menetas : Banyak faktor sebenarnya yang mentebabkan telur – telur lovebird tidak menetas. Salah satunya adalah pasangan lovebird tersebut sejenis, karena sesuai dengan sifatnya. Lvebird bisa saja dijodohkan dengan sejenisnya. Lovebird jantan yang tidak isi, Lovebird betina yang mungkin terlalu stress yang terjadi karena tempat yang terlalu ramai. Makanya anda harus memisahkan pasangan lovebird yang sedang melakukan proses perkembangbiakan.
  3. Anakan lovebird yang dimangsa Indukan : Biasanya para induk akan merawat anaknya sekitar 1,5 bulan lamanya. Namun terkadang lovebird jantan yang kadang sudah ingin melakukan perkawinan lagi sebelum waktunya hingga sang anak – anak yang masih butuh perawatan terbengkalai hingga kadang terlukai inilah yang harus anda perhatikan di mana anda harus merawat secara manual jika terjadi kejadian seperti ini.
Berikut 3 faktor kesalahan utama yang sering terjadi disaat anda melakukan budidaya lovebird. Tidak selamanya akan terjadi kejelekan dan kegagalan dalam merawat burung tersebut, tapi setidaknya anda telah faham dan bisa mencegah beberapa resiko yang mungkin terjadi.

HOME TANAMAN BUAH BUAHAN HEWAN SAYURAN TANAMAN TEKNIK TIPS DAN TRIK TUMBUHAN Go to... Home Tanaman Buah Buahan Hew...